Menatap Punggung Muhammad (Resensi)

14 Feb

Resensi buku
Judul : Menatap Punggung Muhammad
Penulis : Fahd Djibran
Penerbit : Litera Pustaka
Tahun :1/2010
Tebal : 181 Halaman

Menatap Punggung Muhammad sebenarnya adalah sebuah surat panjang yang ditulis oleh seseorang lelaki non muslim kepada kekasihnya, Azalea. Surat ini menceritakan kisah pencariannya terhadap makna dari mimpi yang tidak biasa yaitu mimpi bertemu Muhammad. Tokoh Aku dalam novel ini merasa tak pantas mendapatkannya, namun sosok Muhammad Sang Nabi sungguh mempesona. Mimpi ini membuatnya gelisah namun memberikan semacam getar spriritual dalam hatinya, ia sama sekali tidak mengenal Muhammad.

”Azalea, setan bisa menyamar menjadi Tuhan dan menyelinap ke dalam mimpi siapa saja. Tapi Muhammad, bahkan setan tak sanggup menjelma dan menirukan wajah dan sosoknya? Muhammad tentu sangat istimewa. Tetapi seberapa istimewakah dia?”

Novel ini mengajak kita berfikir, seberapa besar cinta kita pada Muhammad, seberapa banyak buku-buku tentang Muhammad yang kita miliki, juga mengungkap hal-hal tentang kebaikan, mengapa kebaikan lebih utama dari iman , mengapa kelahiran muhammad, kehadirannya di dunia, dalam lintasan sejarah, telah memberikan banyak hal bagi hidup. Ia bukan hanya seorang nabi bagi sebuah agama- ia lebih dari itu.

”Azalea, tolonglah aku, aku tak bisa menghentikan diriku sendiri untuk mengagumi Muhammad!”

Buku ini akan memberikan cara pandang baru bagi pembaca, baik muslim maupun non-muslim, bahkan Guru Besar Filsafat Agama UIN Jakarta mengatakan dibalik tragedi dan keluh yang tidak berkesudahan, impian, cita-cita dan dambaan manusia tentang kebaikan, keindahan, cinta dan kedamaian selalu memberi energi positif-optimis dalam menelusuri lorong sejarah.

Kehadiran sosok agung, seperti para nabi dan orang-orang tercerahkan, senantiasa memberikan pelita saat kita berada dalam kegelapan dan keremangan. Novel ini sangat baik dan mengajak kita merenungkan, menyibak tirai pikiran dan emosi negatif yang menutupi sumber cahaya ilahi, baik yang ada di dalam diri sendiri maupun di alam semesta.

Happy milad Muhammadku, bagindaku, pangeranku, kekasihku…semoga doa dan keselamatan selalu terhubung kepada mu.
Maulid nabi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: